PENDIDIKAN ISLAM DALAM TANTANGAN KONTEMPORER Sebuah Usaha Mengurai “Benang Kusut”

Main Article Content

binti afifah

Abstract

Abstrak


Masalah pendidikan, termasuk pendidikan Islam, rasa-rasanya tidak akan pernah habis untuk dibahas dan dibicarakan. Ini adalah sebuah kewajaran, karena dari waktu ke waktu, kehidupan beserta tuntutannya terus berkembang semakin kompleks. Tulisan ini hendak mengurai problematika yang dihadapi pendidikan Islam terkhusus di era kontemporer seperti saat ini. Peninjauan akan dilakukan melalui kerangka filosofis ontologi, epistemologi dan juga aksiologi. Pembahasan akan dimulai dengan mengenalkan dinamika, perkembangan dan pergerseran paradigma pendidikan Islam di Indonesia; mengidentifikasi problem dan tantangan yang terjadi; dan terakhir mencari solusi alternatif sebagai upaya mengurai “benang kusut.” Hasil kajian ini menunjukkan bahwa dari segi ontologi, dalam pendidikan Islam harus dilakukan penguatan kembali pada pijakan filosofisnya; penguatan konsep ta’lim, ta’dib dan tarbiyah. Ketiga-tiganya ini adalah paket komplit dan merupakan satu kesatuan yang tidak boleh dipisahkan. Sementara dari segi epistimologi, yang perlu dilakukan adalah pembenahan praktik pembelajaran yang meliputi pengembangan kebijakan kurikulum yang dinamis-progresif dan pengembangan metode pembelajaran yang relevan. Terakhir, dari segi aksiologi, para aktor pendidikan Islam harus memiliki kemauan untuk mencetak insan-insan yang berdaya saing dengan sungguh-sungguh dan terencana. Kompetensi imtaq dan imptek menjadi target yang mesti dimiliki oleh peserta didik. Karena itulah, kesadaran untuk membangun sebuah model pendidikan Islam dengan paradigma integratif amat dibutuhkan.


Kata kunci: pendidikan Islam, tantangan, problematika, kontemporer

Article Details

Section
Articles